Bagaimana F5 NGINX One Membantu Tim SecOps Mengamankan Aplikasi di F5 Cloud

Bagaimana F5 NGINX One Membantu Tim SecOps Mengamankan Aplikasi di F5 Cloud

F5 NGINX adalah application delivery data plane yang paling banyak digunakan di dunia, mendukung 47% situs web dan aplikasi web. NGINX juga semakin banyak digunakan sebagai API gateway serta proxy routing dan keamanan front-end untuk aplikasi AI. Arsitek perusahaan menggunakan NGINX sebagai reverse proxy baik untuk trafik North-South maupun East-West dalam aplikasi Kubernetes. Karena perannya yang penting dalam rantai nilai application delivery, NGINX menjadi elemen penting bagi tim Security Operations (SecOps) yang kini menghadapi tekanan lebih besar terkait kepatuhan, keamanan rantai pasok, dan mandat zero trust.

Dalam tulisan ini, kita akan membahas bagaimana fitur keamanan terpadu NGINX One membantu tim bekerja lebih cerdas dan cepat, mengubah operasi keamanan dari potensi hambatan menjadi pendorong penting pengiriman aplikasi yang cepat dan aman. NGINX One juga menyediakan kemampuan penting untuk melakukan pengawasan fleet di semua produk data plane NGINX, baik komersial maupun open source, memberikan satu titik observabilitas, manajemen, dan kontrol bagi tim SecOps dalam menerapkan kebijakan keamanan dan menegakkan keamanan menyeluruh.


Visibilitas Keamanan Terpadu

Salah satu tantangan besar bagi tim SecOps adalah menjaga visibilitas di seluruh lingkungan aplikasi. NGINX One menyediakan “single pane of glass” untuk memantau keamanan di semua instance NGINX dan komponen application delivery. Konsol (dan API) NGINX One memungkinkan tim keamanan melihat semua data postur keamanan yang relevan, termasuk konfigurasi, kerentanan, status sertifikat, dan data trafik tingkat paket yang sangat detail.

Visibilitas terpadu ini memungkinkan tim SecOps untuk:

  • Mendapatkan wawasan real-time terhadap peristiwa keamanan di berbagai lingkungan cloud dan on-premises

  • Mendapatkan pengawasan dan visibilitas pada produk NGINX open source maupun komersial

  • Memantau dan mengelola instance NGINX di Kubernetes serta arsitektur aplikasi AI

  • Mendeteksi anomali dan potensi ancaman lebih awal

  • Mengidentifikasi tren dan kerentanan sebelum menjadi masalah kritis

Visibilitas terpadu membantu tim SecOps beralih dari pendekatan reaktif menjadi strategi proaktif, sehingga mereka bisa berada selangkah di depan ancaman. Ini juga memudahkan komunikasi dengan tim platform ops, network ops, dan devops untuk penegakan kebijakan keamanan. Kapabilitas ini meningkatkan respons insiden menjadi lebih efisien dan efektif.


Manajemen Kerentanan dan Postur Keamanan Proaktif

Tantangan dalam manajemen kerentanan terletak pada visibilitas dan prioritas. Pelacakan dan perbaikan real-time terhadap CVE menjadi semakin penting karena jarak waktu antara publikasi kerentanan dan eksploitasi di lapangan semakin pendek. NGINX One mengkatalogkan CVE dan kerentanan aktif lainnya dalam format jelas, diklasifikasikan berdasarkan tingkat keparahan, serta disertai tautan ke patch. Ini membantu tim keamanan fokus pada kerentanan yang paling berdampak.

“Visibilitas terpadu membantu SecOps bergerak dari respons reaktif menuju strategi proaktif agar selalu berada di depan ancaman.”

NGINX One juga memberikan saran perubahan konfigurasi berbasis best practice untuk meningkatkan postur keamanan, dengan panduan side-by-side di konsol. Hal ini memberdayakan engineer keamanan untuk membuat perubahan konfigurasi dengan percaya diri, bahkan jika mereka bukan ahli NGINX. Dengan mengintegrasikan wawasan CVE dan rekomendasi hardening langsung ke dashboard, NGINX One menyediakan:

  • Prioritisasi CVE yang efisien berdasarkan tingkat keparahan

  • Akses mudah untuk menerapkan patch CVE

  • Saran konfigurasi best practice untuk memperkuat instance NGINX

  • Implementasi saran konfigurasi yang mudah melalui perbandingan berdampingan

Kemampuan ini memungkinkan pendekatan proaktif terhadap manajemen kerentanan dan konfigurasi tanpa memperlambat proses application delivery.


Implementasi Zero Trust di Seluruh Aplikasi

NGINX One dirancang untuk memfasilitasi kebijakan zero trust dengan menerapkan langkah keamanan yang konsisten di aplikasi terdistribusi. Dengan NGINX One, tim keamanan dapat melihat instance yang tidak memenuhi standar—misalnya sertifikat yang kedaluwarsa, kerentanan kritis yang belum ditambal, atau konfigurasi tidak aman.

Model zero trust, yang mengasumsikan semua trafik tidak tepercaya hingga diverifikasi, kini menjadi hal esensial dalam arsitektur cloud-native dan microservices. Dengan NGINX One, tim SecOps dapat:

  • Menegakkan kebijakan keamanan konsisten di seluruh aplikasi dan layanan

  • Memverifikasi protokol autentikasi ketat per permintaan atau per sesi

  • Memastikan keamanan end-to-end antar komponen aplikasi

Melalui kapabilitas zero trust, NGINX One memperkuat pendekatan keamanan always-on untuk setiap koneksi, pengguna, dan perangkat.


Respons Keamanan Kolaboratif

Informasi yang terkotak-kotak menciptakan kesenjangan antara tim SecOps, Platform Ops, dan NetOps. Hal ini menyebabkan inefisiensi dan respons insiden yang lambat. Ketika tim bekerja terpisah, informasi penting sering terjebak dalam silo, menghambat deteksi ancaman dan menghasilkan respons yang tidak terkoordinasi.

Secara tradisional, tim SecOps memiliki akses ke data keamanan, tetapi tidak ke data operasional seperti status konfigurasi, lokasi instance, dan versi. NGINX One menggabungkan semua informasi tersebut ke dalam dashboard SaaS dan memungkinkan integrasi dengan alat dashboarding lainnya melalui satu API untuk semua produk data plane. Ini membantu memecah silo keamanan dengan:

  • Berbagi intelijen ancaman dan metrik keamanan secara real-time

  • Mengintegrasikan alur kerja sehingga tim dapat merespons insiden secara kolaboratif

  • Meningkatkan waktu respons insiden dengan menghilangkan hambatan antar tim

Melalui kolaborasi ini, organisasi dapat merespons insiden lebih cepat, meminimalkan potensi kerusakan, dan mencapai tujuan keamanan tanpa mengorbankan kelincahan.


Mempertahankan Postur Keamanan yang Tangguh

Tim SecOps bertanggung jawab melindungi berbagai jenis infrastruktur dan aplikasi dari ancaman canggih, sambil memastikan keamanan tidak memperlambat pengiriman aplikasi. Data yang tersebar dan silo departemen membuat sulit untuk melihat gambaran risiko secara menyeluruh, yang dapat menunda respons dan membiarkan kerentanan terbuka.

Platform terpadu NGINX One memungkinkan SecOps lebih siap menghadapi ancaman, melindungi aset kritis tanpa mengorbankan kecepatan operasional. Dengan mengintegrasikan visibilitas, prinsip zero trust, dan kolaborasi lintas tim, NGINX One membantu organisasi mempertahankan postur keamanan yang kuat dan sesuai dengan kebutuhan modern yang serba cepat.


Untuk mempelajari lebih lanjut bagaimana NGINX One dapat mengamankan aplikasi, API, dan AI Anda, unduh eBook “The New Application Delivery Value Chain: A Unified Playbook for Network, Security and Developer Operations Teams.”

Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan F5 indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi f5.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!