Sebagai ketua bersama, kami bangga bahwa F5 Connects Women kini bekerja untuk mendidik, menginspirasi, menghubungkan, dan membimbing lebih dari 1.000 anggota dan sekutu. Didirikan pada tahun 2012, F5 Connects Women adalah kelompok inklusi karyawan (Employee Inclusion Group / EIG) terbesar di perusahaan dan berperan aktif dalam menarik, mengembangkan, dan mempertahankan talenta terbaik untuk memberikan hasil terbaik bagi pelanggan kami.
Berinovasi di persimpangan penyampaian aplikasi, keamanan, dan kecerdasan buatan (AI) membutuhkan waktu, ketekunan, dan tentu saja, banyak talenta.
Dengan proyeksi bahwa pekerjaan di bidang teknologi akan tumbuh dua kali lebih cepat daripada pekerjaan non-teknologi dalam dekade mendatang — khususnya di bidang data science, AI, dan keamanan siber — peningkatan jumlah perempuan di bidang-bidang ini menjadi sangat penting. Di F5, kami mengambil langkah proaktif untuk menjawab tantangan ini melalui komunitas Connects Women EIG.
Dalam rangka merayakan Hari Perempuan Internasional, kami dengan bangga menyoroti kontribusi empat perempuan luar biasa di F5 dari berbagai belahan dunia, dengan perjalanan dan pandangan mereka tentang dunia keamanan siber dan rekayasa teknologi.
Smitha Sriharsha: Menjalani Semangat Inovasi
Smitha Sriharsha, Senior Manager Platform Security Engineering yang berbasis di India, mewujudkan semangat inovasi dalam keamanan siber. Ambisi kariernya lahir dari rasa ingin tahu yang mendalam tentang bagaimana keamanan memengaruhi setiap lapisan teknologi.
“Saya menyadari bahwa keamanan siber yang efektif bukan hanya soal menemukan kerentanan, tetapi juga memberdayakan bisnis untuk berinovasi dengan percaya diri,” ujarnya.
Dalam lingkungan dengan ancaman siber yang beragam dan terus berkembang, Smitha percaya bahwa “memiliki tenaga kerja dengan latar belakang berbeda memperkuat kemampuan kita untuk mengantisipasi dan merespons secara efektif.” Ia juga menekankan pentingnya “menghapus stereotip dan menciptakan lingkungan yang lebih inklusif di mana generasi mendatang dapat melihat diri mereka tumbuh dan sukses dalam karier keamanan siber.”
Orna Zakaria: Pendukung Kuat Mentorship
Orna Zakaria, Vice President of Engineering F5 yang berbasis di Israel, membawa pengalaman selama puluhan tahun ke perannya saat ini. Perjalanannya dimulai dari keinginan untuk meningkatkan pengalaman pengguna selama dinas militernya, yang kemudian mendorongnya untuk menekuni bidang teknik komputer.
Orna dikenal sebagai pendukung kuat mentorship dan representasi, memahami kekuatannya dalam menginspirasi dan memberdayakan perempuan di dunia teknologi.
Melalui inisiatif seperti Young Women Hackers, acara yang diadakan oleh F5 Israel, Orna dan timnya secara aktif membuka jalan bagi perempuan muda untuk menjelajahi dunia keamanan siber. “Ketika perempuan melihat orang lain berada di posisi kepemimpinan atau peran teknis, hal itu memperkuat keyakinan bahwa mereka juga pantas berada di sana,” ujarnya.
Maryrita Steinhour: Fokus Kuat pada Keamanan
Maryrita Steinhour, Senior Principal Software Engineer di Amerika Serikat, telah mendedikasikan kariernya pada desain dan pengembangan sistem operasi dengan fokus kuat pada keamanan. Keahliannya meliputi arsitektur, desain, pengembangan, hingga manajemen program — menjadikannya aset berharga bagi upaya keamanan F5.
“Saya beruntung bekerja di perusahaan dan bersama orang-orang yang memiliki komitmen kuat terhadap keberagaman, dan selalu diberikan kesempatan berdasarkan kemampuan,” kata Maryrita.
Pesannya bagi perempuan yang ingin meniti karier di bidang keamanan siber:
“Ketahuilah bahwa Anda bisa melakukan apa pun yang Anda tekadkan. Asah kekuatan Anda, dan terus tingkatkan area yang masih lemah.”
Remi Cohen: Menginspirasi Generasi Perempuan Berikutnya
Remi Cohen, Senior Cybersecurity Manager untuk Threat Intelligence and Investigations di Amerika Serikat, membawa perspektif berbeda ke dalam perannya. Awalnya tertarik pada ilmu komputer karena sifatnya yang menantang dalam pemecahan masalah, Remi menemukan passion-nya dalam keamanan siber melalui magang di bidang intelijen ancaman siber.
“Saya belajar bahwa saya bisa menggunakan gelar ilmu komputer saya untuk ‘meretas’ sistem dan memecahkan masalah dengan cara yang lebih kreatif… dan sejak itu, saya tidak pernah menoleh ke belakang,” ujarnya.
Remi menekankan pentingnya visibilitas dan pendidikan dalam mendorong perempuan muda mengejar karier di bidang STEM. Menurutnya, dengan “lebih sering membicarakannya dan menunjukkan kepada perempuan muda bahwa ada banyak cara untuk menggunakan kemampuan mereka,” kita dapat menginspirasi generasi profesional keamanan siber berikutnya.
Memberdayakan Perempuan untuk Berinovasi dan Memimpin
Dalam perayaan Hari Perempuan Internasional, kami terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang inklusif, di mana kontribusi perempuan diakui dan dihargai. Kami berdedikasi untuk membangun tempat kerja di mana perempuan diberdayakan untuk berinovasi dan memimpin — karena kami percaya bahwa hal ini merupakan kunci untuk membangun dunia digital yang lebih aman dan berkeadilan.
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan F5 indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi f5.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
