SEATTLE – F5 (NASDAQ: FFIV) mengumumkan perluasan kolaborasi dengan NetApp untuk meningkatkan pengiriman data AI berkinerja tinggi dan mempersiapkan perusahaan menghadapi era kriptografi pasca-kuantum (PQC), menurut siaran pers perusahaan. Perusahaan teknologi ini, yang saat ini bernilai sekitar $14,42 miliar, telah mempertahankan fondasi keuangan yang kuat dengan skor kesehatan finansial keseluruhan “GREAT” menurut data InvestingPro. Kolaborasi ini menggabungkan Platform Pengiriman dan Keamanan Aplikasi (Application Delivery and Security Platform) dari F5 dengan infrastruktur data cerdas dari NetApp untuk mendukung kapasitas tinggi pada beban kerja AI sekaligus memperkuat pertahanan terhadap ancaman keamanan siber yang berkembang, termasuk ancaman dari kemajuan komputasi kuantum. Untuk aplikasi AI, solusi bersama ini mengoptimalkan transfer dataset melalui penyeimbangan beban (load balancing), prioritas lalu lintas (traffic prioritization), dan analitik real-time, memberi ketahanan sekaligus pengiriman AI/ML yang aman di berbagai arsitektur penyimpanan S3 kelas enterprise milik NetApp. Kolaborasi ini juga menangani masalah keamanan komputasi kuantum dengan menerapkan solusi kriptografi pasca-kuantum untuk melindungi aliran data S3 yang sensitif dari ancaman “panen sekarang, dekripsi nanti (harvest now, decrypt later)”, di mana penyerang mengumpulkan data terenkripsi hari ini dengan rencana mendekripsinya ketika kemampuan komputasi kuantum sudah matang. F5 BIG-IP kini mendukung perjanjian kunci hybrid dan algoritma yang disetujui oleh NIST untuk komunikasi yang tahan terhadap serangan kuantum, memberikan dukungan PQC tambahan untuk kluster NetApp StorageGRID. “Perusahaan semakin dihadapkan dengan permintaan untuk kinerja aplikasi yang luar biasa sekaligus keamanan siber yang kuat,” kata John Maddison, Chief Marketing Officer di F5. Kedua perusahaan ini merekomendasikan agar organisasi mengadopsi protokol TLS 1.3 secara universal sebagai fondasi kesiapan PQC, karena menawarkan jabat tangan lebih cepat, latensi lebih rendah, serta efisiensi bandwidth yang lebih baik. Spencer Sells, Vice President of Global Alliances di NetApp, menyatakan bahwa kolaborasi ini memungkinkan pelanggan untuk “mengoptimalkan seluruh potensi alur kerja AI mereka dan melindungi data penting.” Kerja sama ini dibangun berdasarkan hubungan jangka panjang antara kedua penyedia teknologi ini, dengan fokus pada solusi yang aman, tangguh, dan dapat diskalakan untuk beban kerja AI dan lingkungan penyimpanan S3. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan F5 indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi F5.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Month: February 2026
F5 Meluncurkan Layanan Pengiriman Aplikasi Terkelola di Google Cloud
SEATTLE — F5 (NASDAQ: FFIV) mengumumkan pada hari Selasa peluncuran F5 NGINXaaS untuk Google Cloud, sebuah layanan pengiriman aplikasi cloud-native yang sepenuhnya dikelola dan dikembangkan bekerja sama dengan Google Cloud. Perusahaan ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar $15,72 miliar dan pendapatan tahunan sebesar $3,09 miliar, dengan pertumbuhan pendapatan sekitar 9,66% selama dua belas bulan terakhir. Layanan baru ini menggabungkan kemampuan load balancing (penyeimbangan beban), keamanan, dan observabilitas (pemantauan & analitik) ke dalam satu solusi yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola aplikasi modern dan terkontainerisasi dengan lebih efisien. Layanan F5 NGINXaaS untuk Google Cloud tersedia melalui Google Cloud Marketplace dan mengintegrasikan Platform Pengiriman dan Keamanan Aplikasi F5 dengan infrastruktur Google Cloud untuk mengatasi tantangan yang dihadapi organisasi saat menerapkan aplikasi yang didukung oleh AI (Artificial Intelligence). “Upaya pengembangan kami dengan Google Cloud telah menghasilkan solusi yang mengubah permainan dalam mengatasi tantangan utama di pengiriman dan keamanan aplikasi,” kata John Maddison, Chief Marketing Officer di F5. Fitur Utama Layanan Ini ✅ Layer 4 & Layer 7 load balancing — untuk mengoptimalkan distribusi beban kerja dan pemanfaatan sumber daya saat terjadi lonjakan trafik. ✅ Modul JavaScript NGINX — menyediakan kemampuan pemrograman yang memungkinkan tim untuk menerapkan logika bisnis kustom dan integrasi dengan alur kerja CI/CD. ✅ Fitur Keamanan Tingkat Tinggi — termasuk enkripsi seperti SSL/TLS passthrough, mutual TLS, dan terminasi SSL/TLS, serta autentikasi menggunakan JSON Web Tokens, OpenID Connect, dan kontrol akses berbasis peran. ✅ Pemantauan Real-Time — menyediakan lebih dari 200 metrik real-time untuk memantau kesehatan dan performa aplikasi, serta integrasi dengan alat observabilitas Google Cloud untuk membantu tim TI mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah secara proaktif. ✅ Strategi Deployment Lanjutan — mendukung teknik seperti blue-green deployments, canary deployments, dan A/B testing untuk meminimalkan risiko saat meluncurkan fitur baru. Berita Terkait & Perkembangan Lainnya Selain itu, beberapa analis pasar telah melakukan kenaikan peringkat saham F5, menunjukkan sentimen positif meskipun perusahaan menghadapi tantangan sebelumnya, termasuk insiden keamanan besar tahun lalu. F5 juga telah mengumumkan pembaruan lain seperti versi 7.0 dari Distributed Cloud Services yang memfokuskan pada keamanan API, memperluas kolaborasi dengan NetApp untuk meningkatkan pengiriman data AI dan persiapan kriptografi pasca-kuantum, serta peluncuran BIG-IP v21.0 yang menawarkan kemampuan lebih tinggi untuk beban kerja AI sambil menjaga keamanan di berbagai lingkungan. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan F5 indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi F5.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!