pemimpin global dalam penyediaan serta pengamanan aplikasi dan API, bersama dengan Skyfire — platform agentic commerce yang menyediakan infrastruktur identitas dan pembayaran untuk agen AI — mengumumkan kerja sama teknologi yang dirancang untuk memungkinkan perusahaan mengizinkan agen AI terverifikasi dengan aman sambil memblokir aktor berbahaya. Kolaborasi ini akan mengintegrasikan protokol terbuka Know Your Agent (KYA) milik Skyfire ke dalam Platform Penyampaian Aplikasi dan Keamanan F5 (ADSP). Tujuannya adalah untuk membantu pedagang serta penyedia konten membedakan antara lalu lintas agen AI yang sah dan bernilai yang menghasilkan pendapatan, dengan otomatisasi berbahaya. Agen AI kini semakin menjadi “konsumen baru” di internet — menjelajah, mencari, dan membeli secara mandiri atas nama manusia. Namun, sistem manajemen bot saat ini yang melindungi pedagang dari scraping data, percobaan masuk otomatis (credential stuffing), dan penipuan sering kali juga memblokir kegiatan otomatisasi sah yang dilakukan oleh agen‑agen tersebut. Pengumuman kerja sama ini menghadapi tantangan tersebut secara langsung: dengan menggunakan KYA, pelanggan F5 nantinya dapat mengenali agen yang terverifikasi oleh Skyfire dan memberikan akses yang sesuai, sehingga otomatisasi yang sebelumnya diblokir kini dapat menjadi interaksi yang terautentikasi dan bisa dimonetisasi. John Maddison, Chief Marketing Officer F5, mengatakan bahwa agentic AI merupakan perubahan fundamental dalam cara perdagangan dilakukan secara online. Menurutnya, pedagang perlu kemampuan untuk membedakan antara agen atau bot berbahaya dan agen AI terverifikasi yang bertindak atas nama pelanggan nyata. Melalui kerja sama ini, pelanggan F5 akan mendapatkan visibilitas tersebut sambil tetap mempertahankan postur keamanan yang mereka andalkan. F5 Distributed Cloud Bot Defense yang ada di dalam F5 ADSP melindungi perusahaan‑perusahaan besar dari ancaman otomatisasi canggih. Melalui integrasi dengan Skyfire, F5 memperluas kemampuan deteksi bot dan penegakan kebijakan untuk mengenali agen yang membawa token identitas KYA dari Skyfire. Dengan solusi ini, pedagang dapat: Meningkatkan verifikasi lalu lintas agen AI tanpa memblokir permintaan otomatis secara sembarangan. Mendapatkan visibilitas identitas agen, termasuk lalu lintas berbasis AI, agen itu sendiri, serta pihak manusia atau perusahaan yang meminta, melalui token KYA Skyfire. Memungkinkan agentic commerce dengan aman, termasuk menyelesaikan proses checkout e‑commerce menggunakan kredensial pembayaran ber‑token dari Skyfire tanpa mengganti infrastruktur yang sudah ada. Memonetisasi lalu lintas AI dengan menghubungkan permintaan agen ke individu atau entitas yang bertanggung jawab secara finansial. Integrasi ini dirancang untuk bekerja dalam tumpukan teknologi pedagang yang ada tanpa perlu perubahan besar (no re‑platforming). Protokol KYA Skyfire menggunakan JSON Web Tokens (JWT) standar yang kompatibel dengan infrastruktur OAuth2, HTTP, dan JWKS yang umum digunakan, dan kemampuan bot defense F5 menafsirkan token‑token ini secara real‑time di tepi jaringan untuk menerapkan kebijakan akses. Amir Sarhangi, CEO dan salah satu pendiri Skyfire, mengatakan bahwa melalui kerja sama ini, mereka membuka jalan bagi agen yang terverifikasi untuk menjadi peserta teregulasi dalam ekonomi digital, di mana protokol identitas dan keamanan bekerja bersama mereka, bukan melawan mereka. Integrasi Skyfire dengan F5 Distributed Cloud Bot Defense direncanakan tersedia pada 30 April 2026. Pelanggan F5 nantinya dapat mengaktifkan lalu lintas agen terverifikasi melalui F5 Distributed Cloud Console, sementara pedagang dan pemilik situs yang ingin mengintegrasikan protokol Skyfire KYAPay dapat mempelajarinya lebih lanjut di skyfire.xyz. 🧠 Inti Berita Kerja sama ini membuka peluang bagi perusahaan untuk: ✅ Mengizinkan agen AI yang sah beroperasi secara aman di situs mereka ✅ Memisahkan otomatisasi berbahaya dari yang bernilai ✅ Membuka aliran pendapatan baru dari agentic commerce yang terverifikasi Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan F5 indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi F5.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Month: April 2026
TelkomGroup Gandeng F5 Kembangkan Solusi AI Connectivity di Indonesia
Barcelona – PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC), anak perusahaan TelkomGroup, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan F5, Inc. untuk menjajaki kemitraan strategis dalam pengembangan solusi AI Connectivity di Indonesia. Penandatanganan MoU dilakukan saat Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, sebuah ajang global yang mempertemukan pelaku industri digital untuk membahas tren, inovasi, dan peluang kolaborasi. Momentum ini menjadi kesempatan strategis bagi TelkomGroup untuk memperluas kemitraan internasional dan memperkuat posisi di ekosistem digital global. Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, mengadakan sejumlah pertemuan strategis dengan mitra teknologi global untuk meningkatkan kolaborasi dalam pengembangan infrastruktur digital berbasis AI. Pembahasan kerja sama mencakup: Pengembangan data center berskala besar (hyperscale) Penguatan solusi konektivitas Eksplorasi model bisnis baru berbasis layanan terkelola (managed services) dan platform digital Inisiatif ini menekankan tidak hanya pada pengembangan infrastruktur, tetapi juga integrasi layanan digital bernilai tambah tinggi. Fokus utama kemitraan ini adalah mengintegrasikan: Kapabilitas data center Teknologi keamanan berbasis AI dengan tujuan menyediakan layanan terkelola yang andal untuk mendukung transformasi digital di Indonesia. Kesimpulan Kolaborasi antara TelkomGroup dan F5 bertujuan membangun ekosistem konektivitas yang aman, skalabel, dan berbasis AI, sehingga Indonesia lebih siap bersaing di ekonomi digital global. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan F5 indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi F5.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Membangun Ketahanan dalam Keamanan AI
Alat kecerdasan buatan (AI) telah menjadi pilar penting dalam operasi bisnis. Mengamankan alat‑alat ini dan membangun ketahanan organisasi terhadap AI bukan sekadar tentang pertahanan — tetapi tentang merancang dan menerapkan strategi proaktif yang dapat menjamin masa depan perusahaan. Lanskap digital penuh dengan ancaman potensial, dan sistem AI secara khusus sangat rentan. Bagian‑bagian berikut menjelaskan bagaimana organisasi dapat membangun ketahanan dalam protokol keamanan AI mereka untuk tidak hanya merespons ancaman, tetapi juga mencegahnya. 1. Tata Kelola (Governance) Strategi keamanan AI yang tangguh harus mencakup kerangka tata kelola yang kuat. Ini mencakup: menetapkan kebijakan jelas tentang penggunaan yang dapat diterima, membuat program edukasi karyawan, serta rutin meninjau dan memelihara semua model dan aplikasi AI agar tetap sesuai tujuan dan mencegah terjadinya kerentanan atau usang. 2. Observabilitas Langkah pertama dalam membangun ketahanan adalah menciptakan observabilitas yang mendalam dan komprehensif di seluruh infrastruktur AI. Ini berarti: mengidentifikasi dan mencatat setiap sistem atau teknologi AI yang digunakan. Memiliki pandangan menyeluruh terhadap ekosistem AI Anda sangat penting untuk memantau aktivitas dan mendeteksi ancaman secara real‑time. 3. Lebih dari Sekadar Pengamanan Tradisional Mengandalkan alat keamanan tradisional saja tidak lagi cukup. Perlindungan jaringan dan keamanan perangkat tidak bisa melindungi sistem yang bergantung pada AI dari ancaman yang juga digerakkan oleh AI. Kompleksitas dan kecanggihan sistem AI — terutama yang menggunakan large language models (LLM) atau model AI generatif — membutuhkan solusi yang lebih maju. Organisasi perlu mengadopsi langkah keamanan khusus AI yang fleksibel, kuat, andal, dapat diskalakan, dan terpercaya. 4. Mengamankan AI Saat Beroperasi (Runtime) Contoh solusi keamanan AI tingkat lanjut termasuk F5 AI Guardrails dan F5 AI Red Team, yang memberikan: 🔹 Customizable Policy Scanners Melindungi dari kebocoran data sensitif atau rahasia, mencegah kode berbahaya masuk sistem, dan memastikan kepatuhan terhadap kebijakan organisasi dan standar regulasi. 🔹 Audit Scanners Mengidentifikasi ancaman internal dan masalah secara real‑time. 🔹 Policy‑Based Access Controls Memberikan perlindungan segmented sesuai individu atau grup untuk memperkuat protokol keamanan. 🔹 Monitoring dan Audit Penggunaan Mengetahui siapa yang menggunakan model AI, kapan, dan untuk tujuan apa. 5. Memanfaatkan AI dengan Aman dan Efektif Membangun ketahanan dalam keamanan AI bukanlah tugas sekali jalan; ini harus menjadi proses berkelanjutan dengan tonggak yang terus dicapai dan target baru yang dibuat. Untuk mencapai tingkat keyakinan yang dibutuhkan organisasi dalam struktur keamanan AI mereka, diperlukan kombinasi teknologi canggih dan perencanaan strategis yang didukung oleh pemikiran proaktif. Dengan selalu berada selangkah lebih maju dan menerapkan langkah‑langkah keamanan yang kuat dan diperbarui secara berkelanjutan, organisasi dapat memastikan bahwa mereka memanfaatkan teknologi AI secara aman dan efektif — sekarang dan di masa depan. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan F5 indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi F5.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
F5 Mempercepat Penerapan Keamanan AI Perusahaan dengan Operator Red Hat OpenShift Bersertifikat dan AI Quickstarts
LAS VEGAS — Hari ini, pada acara AppWorld, F5 (NASDAQ: FFIV) — pemimpin global dalam pengiriman dan pengamanan aplikasi serta API — mengumumkan integrasi baru dengan Red Hat OpenShift yang dirancang membantu perusahaan menerapkan dan mengelola keamanan AI lebih cepat di lingkungan lokal (on‑premises). Inti dari inisiatif ini adalah Operator Red Hat OpenShift bersertifikat untuk dua produk F5 yaitu AI Guardrails dan AI Red Team, yang menyediakan integrasi dasar platform yang dibutuhkan untuk penerapan AI yang aman. Selain itu, F5 juga menghadirkan AI quickstarts (panduan cepat) yang memanfaatkan kerangka kerja quickstart Red Hat yang sudah mapan, sehingga pelanggan memiliki jalur lebih cepat dari tahap bukti konsep (proof‑of‑concept) menuju produksi nyata. Integrasi Red Hat OpenShift sebagai Dasar Penerapan Keamanan AI Operator OpenShift dari F5 membantu organisasi mengintegrasikan keamanan AI langsung ke lingkungan mereka menggunakan alur kerja Kubernetes yang sudah dikenal. Kombinasi antara operator ini dan AI quickstarts bertujuan menurunkan kompleksitas operasional, mempercepat waktu penerapan, dan membantu perusahaan menerapkan kontrol keamanan AI terbaik di industri dengan lebih mudah. Usaha ini dibangun di atas F5 Application Delivery and Security Platform (ADSP), yang memperluas kontrol keamanan, tata kelola, dan operasional yang konsisten ke lingkungan AI berbasis Kubernetes perusahaan. Menjawab Tantangan Transisi dari Eksperimen ke Produksi Banyak perusahaan masih terjebak dalam fase perencanaan panjang dan uji coba karena kesenjangan keterampilan, kompleksitas operasional, dan pertanyaan keamanan yang belum terjawab. Dengan mengandalkan integrasi platform yang bersertifikat dan model AI quickstart Red Hat, F5 mengatasi tantangan tersebut melalui pendekatan yang sudah teruji dan dapat diulang, sehingga mengurangi hambatan adopsi keamanan AI secara cepat dan aman. Kolaborasi dengan Red Hat Kolaborasi antara F5 dan Red Hat fokus pada hasil nyata bagi pelanggan: Solusi yang diuji dan bersertifikat untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dalam hal keandalan, skalabilitas, dan keamanan. F5 menjelaskan bahwa adopsi AI tidak lagi dibatasi oleh visi semata, tetapi oleh kemampuan eksekusi. Red Hat menegaskan bahwa perusahaan membutuhkan platform yang stabil dan konsisten untuk mengoperasikan AI secara besar‑besaran. Ketersediaan Operator Red Hat OpenShift yang bersertifikat untuk F5 AI Guardrails dan F5 AI Red Team kini tersedia di Red Hat Ecosystem Catalog bagi pelanggan yang menggunakan AI di Red Hat OpenShift. AI quickstart pertama dari F5 juga tersedia sekarang melalui katalog Quickstart AI Red Hat. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan F5 indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi F5.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!